Saturday, November 28, 2009

WASPADA TERHADAP AIR GALONAN


Maraknya air minum kemasan mulai dari kemasan botol hingga gelas kini sulit untuk kita pilih kualitasnya walaupun dari segi harga berbeda,kita tidak tahu apa saja kandungan/gizi yang terdapat pada minuman tersebut,maka dari itu kita harus pintar – pintar untuk memilih air minum cepat saji Karena itu sangat berpengaruh terhadap tubuh kita.
Contoh saja peristiwa di jawa timur pada minuman kemasan isi ulang galon 19 L ditemukan bakteri – bakteri yang berbahaya karena pengambilan air nya diambil pada sumur kedalaman 30 m padahal seharusnya minimal kedalamannya mencapai 45 m untuk menghindari pencemaran,pada perusahaan air minum isi ulang tersebut tidak layak untuk dikonsumsi karena selain sumurnya telah tercemar dan tidak mengikuti standar kelayakan,ditambah dengan tempatnya tidak steril dan juga keran – keran air tidak ditutup atau dilindungi sehingga bakteri mudah masuk pada air tersebut.selain itu juga pegawai atau siapa saja bisa masuk ke dalam tempat isi ulang galon,dan bisanya untuk mendapatkan galon tersebut ia dapatkan dari distributor galon bekas.dan juga galon yang akan dipakai atau dijual hanya dibersihkan tanpa alat khusus pembersih.parahnya lagi hampir semua pegawai tidak mengetahui cara kerja alat tersebut hanya saja bisa mengoperesikan dan merawat alat tersebut.pemilik perusahaan mengakui bahwa air isi ulangnya layak untuk diminum karena telah disertifikasi oleh puskesmas,dan dinyatakan layak untuk diminum..
Penelitian yang dilakukan oleh seorang pakar bahwa alat WPA dan TOS saja tidak cukup maka diteliti lebih lanjut di labolatorium dan hasilnya air isi ulang tersebut mengandung bakteri yang berbahaya yang dapat menyebabkan radang paru – paru dan sesak nafas..apalagi jika yang mengkonsumsi balita dan orang tua!!pasti langsung tokcer..
ternyata air isi ulang yang tidak berkualitas itu berbahaya yah???Maka dari itu kita harus harus belajar dan mengetahui tentang kandungan air yang layak dikonsumsi atau tidak dengan itu kita dapat hidup sehat.

Monday, November 23, 2009

Membran


Inilah kelebihan dari filter reverse osmosis dengan menggunakan TFM (thin film membrane)mampu menghilangkan 99,99% polutan yang ada didalam air bahan baku.
Dengan teknologi reverse osmosis air yang dihasilkan lebih sehayt dan lebih higienis dibandingkan menggunakan teknologi penyaringan air yang lain.
Nikmati air reverse osmosis dengan sistem sewa yang lebih hemat,pertama di indonesia.
Hub : Dede Rahmat 021 700 70 372/0813 1623 5961.

Monday, November 16, 2009

LOW COST BIG BENEFIT


LOW COST
Dengan biaya yang kecil,hanya beberapa ratus ribu per bulan saja.Tidak perlu mengeluarkan biaya yang sangat besar,dan persyaratan mudah.

BIG BENNEFIT
~Anda dapat menikmati air sehat dan berkualitas dari RO coway dengan standar kualitas internasional.
~Tidak perlu lagi membeli air galonan.
~Tidak perlu masak air,sehingga air yang anda konsumsi kaya akan oksigen,dan hemat gas.
~Terhindar dari ancaman air kemasan palsu.
~Air yang dikonsumsi lebih fresh karena baru diproduksi.
~Cost untuk air minum jadi lebih kecil(khusus untuk unit bisnis)
~Tidak repot maintenance,karena pihak kami yang maintenance.
~Tidak perlu repot ganti filter,karena kami yang melakukan.
~Tidak perlu khawatir akan kerusakan,karena kami yang menanggung resikonya.
~Teknisi support kami siap melayani anda untuk mendapatkan hasil air yang optimal.
~Tidak perlu mengeluarkan biaya investasi yg besar untuk membeli alat.(sistem sewa )
~Tidak ada penyusutan inventaris.

UNTUK APA MEMBELI KAMBING KALAU HANYA INGIN MENIKMATI SATE KAMBING.
UNTUK APA MEMBELI UNITNYA KALAU HANYA INGIN MENIKMATI KUALITAS AIRNYA.

Untuk informasi hub :Dede Rahmat 021 700 70 372/ 0813 1623 5961

PRODUCT DETAIL


RENTAL DISPENSER TEKNOLOGI MUTAHIR





Solusi air minum sehat berkualitas.COWAY by ADVANCE REVERSE OSMOSIS dapat menyaring air pam/tanah (kran) yang langsung dapat di minum tanpa di masak.Teknologi penyaringan dengan sistem membran 0.0001 mikron dapat memenuhi kebutuhan air siap minum di tempat anda.dengan model-model terbaru,kami dapat menghadirkannya dengan sistem RENTAL/SEWA.

keuntungan bagi anda menggunakan alat ini:

* free biaya service
* free biaya spare part
* free biaya kerusakan
* free pengecekan/tes kualitas airnya
* Biaya RENTAL/SEWA terjangkau, sistem pengajuan aplikasi MUDAH,CEPAT,INSTANT
* Dapat menikmati air yang sehat dan berkualitas untuk keluarga dan orang-orang yang anda cintai

Untuk pengisian persyaratan aplikasi program rental

1. foto copy ktp
2. foto copy kartu keluarga (kk)
3. foto copy SIUP,NPWP(untuk office,pemilik usaha)
4. foto copy rekening listrik


RINCIAN BIAYA RENTAL/SEWA

* untuk adminitrasi pengadaan unit di tempat anda Rp 500.000 (berlaku semua type produk)
* sewa perbulannya type CHP-06 ER Rp 450.000
* sewa perbulannya type CHP-08 AR Rp 380.000
* sewa perbulannya type P-07 QR Rp 250.000

DApat diaplikasikan di kantor,rumah,klinik,rumah sakit,restoran,kafe,dan sekolahan.

Untuk info lengkap hub:Dede Rahmat 021 70070372/0813 1623 5961

Monday, November 2, 2009

Kantor cabang Coway Malaysia


Ini adalah kantor cabang COWAY di malaysia.Kini anda dapat menikmati produk Coway di JABODETABEK,Dengan program rental kami siap melayani anda.
Untuk Informasi Hub: Dede Rahmat 021 700 70 372/ 0813 1623 5961


Didukung dengan teknisi support yang ahli,kami siap melayani anda menyediakan kualitas air minum yang prima,dengan dispenser yang dilengkapi filter reverse osmosis.

Perlu Anda Tahu

Polisi Gerebeg Pabrik Aqua Palsu

Bandung (ANTARA News) - Sebuah depot air isi ulang di Jalan Sukagalih No 87, RT 02/05, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Jabar yang diduga memalsukan air mineral kemasan merek Aqua, digerebeg aparat kepolisian setempat, Rabu.

Polisi selain menyegel depot air isi ulang itu, juga mengamankan tiga orang yang diduga sebagai tersangka dalam kasus pemalsuan merek tersebut.

"Ketiganya dijadikan sebagai tersangka, pemalsuan dilakukan mulai dari label kemasan, tutup botol hingga isi air kemasan," kata Kapolresta Bandung Barat AKBP Teddy Setiadi kepada pers di Bandung, Rabu.

Didampingi Kasat Reskrim AKP Reynold Hutagalung, Kapolresta mengatakan, polisi juga menyita barang bukti berupa 120 galon isi, 100 galon kosong, alat cetak label Aqua untuk tutup, alat cetak tutup botol Aqua, plastik segel Aqua, tisu Aqua, alat pembersih galon, dan hairdryer.

"Menurut salah seorang saksi, yakni Ujang (30), depot tersebut telah berjalan dua tahun lebih. Selain isi ulang, pemiliknya juga menjual air Aqua galon," kata polisi.

Dikatakan polisi, pabrik Aqua palsu ini menutupi modusnya dengan menyamar sebagai tempat air minum isi ulang.

"Kami menangkap seorang perempuan yang diketahui pemilik pabrik, yakni Ny Darda (30), dan dua orang lelaki yang merupakan pekerjanya, yakni Poli (19) dan Dian (20). Ketiganya terancam dikenakan pelanggaran Undang Undang tentang Merek, dengan ancaman maksimal lima tahun penjara," katanya.

Dikatakan Kapolresta, saat ini pihaknya telah memeriksa tiga orang yang menjalankan usaha itu. "Tidak menutup kemungkinan tersangka akan bertambah, karena kami masih melakukan pendalaman," katanya.

Teddy mengungkapkan, pabrik Aqua palsu tersebut sudah lama menjadi incaran polisi setelah sejumlah warga melaporkan aktifitas yang mencurigakan di kawasan pabrik air isi ulang tersebut.

"Mereka sudah beroperasi bertahun-tahun. Sehingga sulit dibedakan antara yang asli dan yang palsu. Karena dari warna dan rasa airnya nyaris sama," kata Teddy.

Omzet pabrik Aqua palsu tersebut, kata dia, diperkirakan sekitar Rp5 juta. "Dalam sehari mereka bisa menjual sebanyak 50 galon dengan harga Rp8.500 per galon, dan jika diantar menjadi Rp10 ribu per galon," katanya.(*)

Sumber: Antara

Hindari pemalsuan air kemasan dengan memproduksi air minum sehat dirumah anda yang dapat dikonsumsi oleh seluruh anggota keluarga yang anda sayangi.
Dengan filter reverse osmosis Coway, anda dapat memproduksi air sehat dirumah anda,lebih hematdengan sistem sewa.
Untuk informasi, Hub : Dede Rahmat 021 70070372/ 0813 1623 5961

Jangan sampai terjadi pada bayi anda




Air Minum Bisa berbahaya Bagi Bayi Mungil

New York , (ANTARA News) - Air minum dapat mendatangkan intoksikasi (keracunan) air khususnya bagi bayi berumur di bawah enam bulan.

"Biarpun usianya masih sangat belia, bayi telah mempunyai refleks haus secara utuh atau keinginan untuk minum," kata Dr Jennifer Anders dari Pusat Anak-anak John Hopkins, Baltimore , kepada Reuters.

"Saat mereka merasa haus dan ingin minum, cairan yang harus lebih banyak mereka minum adalah ASI atau susu formula."

Ginjal bayi belumlah siap sehingga tubuh yang terlalu banyak menerima air akan melepaskan sodium bersama kelebihan air, kata Anders.

Kehilangan sodium dapat mempengaruhi aktivitas otak, jadi, gejala keracunan air antara lain adalah lekas marah, kantuk dan masalah kejiwaan lainya.

Gejala lain adalah suhu tubuh rendah, muka bengkak atau membesar, dan kejang-kejang.

Gejala awal kondisi tersebut tak kentara, karena itu kejang-kejang bisa dijadikan petunjuk pertama untuk para orang-tua.

Jika anak-anak tersebut segera mendapatkan perawatan medis, kejang-kejang tersebut mungkin tidak akan mendatangkan dampak tetap.

Air untuk minum sebaiknya tidak diberikan kepada anak usia enam bulan atau lebih muda, kata Anders dan para koleganya.

Orang-tua juga sebaiknya menghindari pemakaian formula yang terlalu cair atau minuman kesehatan anak-anak yang mengandung elektrolit.

Anders mengemukakan, pada beberapa kasus mungkin memang tepat untuk memberi sedikit air kepada bayi yang lebih tua; misalnya untuk pertolongan sembelit (konstipasi) atau dalam cuaca yang sangat panas.

Namun, untuk melakukan hal itu, para orang-tua harus terlebih dulu berkonsultasi dengan dokter anak, itupun paling-paling setiap pemberian air sebanyak satu atau dua "ounce" (satuan berat di AS, setara hampir 28,35 gram).

Jika orang-tua mengira anak mereka mengalami keracunan air atau jika si mungil kejang-kejang, ia harus segera diperiksakan ke dokter, kata Anders.

Sumber: Antara News

Perlu Anda Tahu

Waspada Kemasan Pembungkus Makanan dan Minuman Beracun Mengandung Zat Berbahaya Bagi Kesehatan | 24-02-2008

Sikap hati-hati dan waspada sangat dibutuhkan agar dapat menghindar dari bahaya bungkus pengemas mengandung racun. Barang yang mungkin biasa kita pakai untuk membungkus makanan dan minuman ternyata dapat menimbulkan dampak & efek luar biasa buruk bagi kesehatan tubuh kita. Styrofoam, kertas koran, kertas bekas, melamine beracun, daur ulang plastik bekas, plastik air minum dalam kemasan, dan lain sebagainya.

Perkembangan teknologi tidak hanya membawa kebaikan saja, namun juga keburukan. Dalam dunia kemasan atau bungkus makanan minuman terjadi perubahan yang pesat, dari yang dulunya hanya pakai daun pisang dan tanah liat, sekarang sudah bisa menggunakan plastik, kertas, beling dan lain sebagainya.

Di bawah ini merupakan beberapa macam / jenis kemasan makanan dan minuman yang harus anda waspadai karena bisa saja mengandung zat berbahaya bagi kesehatan tubuh anda :

1. Pembungkus Kertas Non Makanan

Hati-hati jika membeli makanan yang dibungkus kertas biasa, kertas koran, kertas majalah, dan lain sebagainya. Terkadang kertas pembungkus yang kontak langsung dengan makanan tidak didesain khusus untuk makanan sehingga mengandung zat berbahaya seperti timbal, karbon, dan lain sebagainya. Timbal dapat mudah berpindah ke makanan jika terkena minyak dan panas yang mampu menyebabkan pucat, kelumpuhan.

Jadi bagi anda yang suka membeli gorengan, sayur-sayuran, kue, roti, dan lain-lain yang dibungkus dengan kertas bekas atau kertas bukan untuk makanan seperti kertas koran, kertas majalah, kertas prinan, dll, gunakanlah piring atas wadah lainnya yang didesain khusus untuk makanan.

2. Pembungkus Styrofoam / Stereofoam / Polystyrene

Bungkus yang umumnya berwarna putih dan kaku ini sering dijadikan kotak bungkus luar makanan. Tadinya bahan ini dipakai untuk pengaman barang non makanan seperti tv, komputer, radio, dll agar tahan benturan ringan, namun pada saat ini dipakai sebagai kotak makanan. Kegunaan yang mudah, praktis, enak dipandang, murah, anti bocor, tahan suhu panas dan dingin seolah membutakan kita akan dampak dan efek bagi lingkungan serta tubuh manusia.

Bahayanya yaitu jika makanan tersebut kontak langsung dengan lapisan sterofom. Lapisan sterofoam tersebut jika terkena panas dapat mencairkan banyak residu sterofom yang bisa menyebabkan endocrine disrupter akibar zat karsinogen yang beracun. Umumnya pembungkus makanan ini sudah menjadi salah satu pilihan pembungkus favorit tukang somay, tukang bubur ayam, tukang nasi, tukang nasi goreng, tukang mi tektek, tukang capcay, mie instan, dan lain sebagainya.

Selain itu bahan Styrofoam bersifat tahan lama yang tidak akan terurai secara alamiah dalam waktu puluhan atau mungkin bahkan ratusan tahun. Jika dibakar, maka racun yang menguap ke udara jika terhirup akan menetap di dalam tubuh serta dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

Sebaiknya mulai dari diri sendiri tidak menggunakan dan tidak membeli makanan mimuman yang memakai stairofoam sebagai kemasan agar tidak terkena dampak yang merugikan diri kita sendiri, orang lain dan juga lingkungan sekitar kita. Lebih baik membawa tupper ware, piring atau rantang sendiri untuk membawa makanan kesukaan kita.

3. Plastik Air Minum Dalam Kemasan / AMDK

Botol dan gelas air minum seperti aqua, vit, 2tang, dan sebagainya dengan bahan polyethylene terephthalate atau PET mengandung zat karsinogen yang dapat membahayakan kesehatan tubuh manusia apabila terminum bersama minuman. Kemasan PET tersebut hanya aman digunakan beberapa kali saja, dengan suhu normal, tanpa dicuci-cuci, tidak kena sinar matahari.

Jika kita menggunakan botol atau gelas amdk tersebut berulang-ulang kali, maka bisa jadi racun karsinogen tersebut larut dalam air yang kita minum dan dalam jangka panjang akan memberikan efek yang merugikan kesehatan. Oleh sebab itu sebaiknya kita tidak memakai ulang botol dan gelas air minum kemasan dan hanya menggunakan kemasan minuman khusus untuk minuman yang aman dari zat-zat berbahaya.

4. Hasil Daur Ulang Plastik Bekas

Hati-hatilah jika anda menggunakan wadah atau pembungkus makanan dan minuman. Teliti dulu apakah benda-benda yang kontak langsung dengan makanan seperti piring, gelas, sedotan, plastik kresek, pelastik es, kertas coklat berlapis plastik, dan lain-lain dibuat dari biji platik baru atau biji plastik bekas.

Barang-barang yang terbuat dari plastik bekas dapat menimbulkan berbagai penyakit yang merugikan kesehatan kita. Umumnya para pedagang kaki lima menggunakan plastik baru tapi bekas untuk mengemas makanan produksi mereka karena harganya murah, mudah dan praktis.

Mereka tidak tahu kalau plastik kresek itu dibuat dari plastik bekas baik dari tempat sampah, pelastik bekas bahan kimia, plastik beracun, ember somplak, mainan plastik beracun, plastik aqua bekas dan plastik-plastik menjijikkan lainnya yang mengandung zat berbahaya. Plastik bekas biasanya memiliki tekstur yang agak kasar, kurang elastis, ada bercak-bercak, dan sebagainya tapi tidak menutup kemungkinan kalau plastik yang bagus terbuat dari bahan plastik bekas berbahaya bagi kesehatan kita.

5. Piring, Mangkok, Gelas dan Barang Berbahan Melamin / Melamine

Bahan melamin untuk pembuatan barang rumah tangga seperti piring, gelas, mangkuk, mug, cetok, sendok, garpu, dan sebagainya ternyata tidak semuanya aman bagi kesehatan kita dan dapat memicu kanker. Selain harga yang murah, bentuknya yang beraneka ragam, ringan dan tahan banting menjadi primadona dalam perkakas rumah tangga di masyarakat.

Jadi anda diharapkan lebih selektif dan waspada dalam membeli perangkat rumah tangga termasuk produk yang dijual di hipermarket, supermarket dan minimarket walaupun ritel tersebut termasuk modern serta melakukan pengawasan ketat terhadap barang dagangannya.

Berdasarkan uji klinis terdapat sebagian merek produk melamine di Indonesia yang mengandung racun formaldehid atau formalin. Racun tersebut adalah merupakan hasil polimerisasi yang tidak sempurna sehingga menghasilkan residu formaldehid yang menempel pada barang-barang tersebut. Apabila residu itu ikut nimbrung masuk ke dalam perut badan kita melalui makanan dan minuman, maka bisa menimbulkan masalah kesehatan seperti kanker dan penyakit lain yang sangat berbahaya.

-----

Tambahan :
- Jika membeli suatu barang dalam kemasan, pastikan kemasan dan atau segel masih dalam keadaan baik dan belum rusak.
- Perhatikan tanggal kadaluarsa produk tersebut yang tertera pada kemasan. Jika isinya sudah rusak atau cacat, jangan dikonsumsi.
- Lebih baik menggunakan wadah makanan atau minuman sendiri.
- Gunakan wadah makanan dan minuman yang bebas racun walaupun kurang praktis, mahal, berat, gampang pecah, dan sebagainya. Yang penting aman bagi kesehatan anda dan keluarga serta orang lain.

Sumber: www.organisasi.org

Perlu Anda Tahu

Air Berkuman Dalam Kemasan | 20-05-2007

Liputan6.com, Jakarta : Saat ini, tingkat ketergantungan masyarakat pada air minum dalam kemasan semakin tinggi. Minuman ini dimana-mana seperti sudah menjadi kebutuhan. Di warung, rumah, sekolah, di tengah kemacetan apalagi saat dahaga selepas melakukan aktivitas atau berolahraga.

Konsumsi air minum dalam kemasan mencapai 12 miliar liter per tahun. Nilai transaksinya mencapai lima triliun rupiah per tahun. Jumlah ini lebih besar ketimbang belanja obat nasional yang hanya mencapai Rp 4,5 triliun per tahun.

Berdasarkan data Badan Pengawas Obat dan Makanan, kini ada lebih dari 1.400 jenis air minum dalam kemasan. Sebut saja para pemain besarnya, seperti Aqua, Vit, Ades, Monair, Aguaria, Prim-a, Hexagonal, dan ratusan merek lainnya.

Menurut Willy Sidharta, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Air Minum Dalam Kemasan (Aspadin), jika dihitung dari penghasilan pengusaha besar, omzet bisnis ini diperkirakan mencapai lima triliun rupiah. "Saat ini air minum dalam kemasan adalah produk yang paling banyak dikonsumsi," kata Willy.

Bisnis air bening ini akan terus meledak seiring dengan kian memburuknya lingkungan hidup dan pertambahan penduduk. Karenanya tak heran, seliter air minum dalam kemasan ada yang harganya sama atau lebih mahal ketimbang harga seliter bensin yang diolah dengan teknologi yang jauh lebih rumit dan mahal. Singkat cerita bisnis air minum lagi gurih-gurihnya.

Keadaan ini memancing hukum pasar. Lantaran banyak diburu pembeli, munculah produk tiruan alias palsu. Barang palsu ini disimpan dalam botol bekas air minum kemasan yang dikumpulkan para pemulung. Menurut sejumlah pedagang besar botol bekas yang ditemui tim Sigi, sebelumnya botol bekas dipisahkan. Ada yang dijual sebagai limbah plastik daur ulang, dan ada juga yang akan dijual sebagai botol untuk diisi air minum kembali.

Satu botol plastik yang masih mulus lengkap dengan tutup diterima seharga Rp 260. Seorang pengumpul, bisa memasok lebih dari 3.000 botol bekas dalam sepekan. Ini jauh lebih menguntungkan dibanding menjual botol rusak yang hanya laku tiga hingga lima ribu per kilo.

Selain memanfaatkan botol bekas, modus pemalsuan air minum kemasan yang pernah terbongkar polisi adalah dengan cara mengoplos. Biasanya ini terjadi pada produk galonan. Caranya mencampur galon air kemasan asli dengan air isian sendiri. Modus ini biasanya dilakukan sopir atau agen nakal. Dengan cara itu pembeli tak menyangka galon air yang dibelinya palsu karena diantar langsung agen atau distributor resmi.

Modus paling mudah adalah dengan memalsu secara terang-terangan merek maupun air galonan. Caranya, air galonan isi ulang dijual dengan merk pabrik besar. Modus ini mudah dilakukan karena saat ini banyak dijumpai industri rumahan yang memproduksi galon berikut tutupnya, plastik segel, dan tisu basah. Isinya bisa air dari perusahaan air minum atau membeli di depot air isi ulang.

Kasus pemalsuan seperti ini, belum lama beselang terbongkar aparat Kepolisian Sektor Rungkut, Surabaya timur, Jawa Timur. Meski kejadian ini sudah berlangsung lama, Aspadin sepertinya kurang antusias memeranginya. Maklum, jika mereka mengumumkan produknya dipalsu bisa merusak pasar dan citra merek di mata konsumen.

Galon air minum ini sudah sebulan teronggok di salah satu ruangan Mapolsek Rungkut. Isinya bukan Aqua asli melainkan galon berisi air isi ulang yang dikemas seolah air kemasan bermerek terkenal.

Kejadian ini bermula saat polisi memergoki Azis tengah menjajakan 80 galon air minum di toko-toko di daerah Rungkut. Setelah diselidiki, Aqua yang dijual ternyata palsu hasil produksi sendiri.

Azis ditangkap atas tuduhan memproduksi dan memperdagangkan Aqua palsu. Dia berdalih produk ini sangat laris di pasaran sehingga memilih memalsu merek ini. Ini dilakukan sejak empat bulan terakhir. Dalam seminggu Azis berhasil menjual 150 hingga 200 galon air. Dari setiap galon, Azis mendapat keuntungan bersih sekitar Rp 3.000.

Sayang, jaringan pemalsu ini belum terbongkar tuntas. Pasalnya, Edi si pemasok tutup dan segel Aqua palsu hingga kini masih buron.

Air minum galonan memang diakui Aspindo sebagai produk yang paling banyak dan mudah dipalsukan. Modalnya hanya galon bekas beserta tutupnya, segel plastik, tisu, dan sebuah hairdriyer untuk memanaskan plastik segel.

Sejauh ini, merek yang paling banyak diincar para pemalsu adalah Aqua. Maklum merek ini sudah sangat terkenal, paling mahal, dan cepat laku. Penelusuran tim Sigi mendapati fakta, pemain bisnis ini justru melibatkan orang dalam, terutama menyangkut pasokan segel berikut tutup galon dan tisunya.

Untuk memastikan produk air minum itu palsu atau asli ternyata tidak mudah. Apalagi air minum kemasan yang bening dan tak beraroma. Pengalaman buruk mengkonsumsi air minum kemasan dialami seorang ibu rumah tangga, sebut saja Nyonya Eni. Saat Eni memesan galon air minum kepada langganannya ternyata di dalamnya teronggok serpihan mirip daun kehijau-hijauan.

Pengalaman itu tentu saja sangat mengecewakan. Selama ini Eni sangat fanatis dengan produk itu baik untuk memasak maupun membuat susu bagi anaknya yang belum genap setahun. Wowok, penjual air itu juga kaget. Dia mengaku sejak tiga tahun menjual air minum bermerk terkenal itu, baru sekali ini mendapati galon dagangannya bermasalah.

Tim Sigi kemudian membawa air galonan itu kepada Willy. Tapi, Ketua Aspindo yang juga Presiden Direktur Aqua Golden Missisipi ini tak bisa memastikan air itu asli atau palsu karena seal atau segelnya sudah terbuka.

Munculnya minuman palsu menunjukkan pengawasan terhadap produk makanan dan minuman oleh pemerintah masih mengecewakan. Para produsen jangan membiarkan produk mereka dipalsu dengan alasan akan berbalik merusak citra merek dagang. Konsumen berharap membeli air minum yang sehat bukan produk palsu yang sangat mungkin tercemar kuman atau bakteri.(IAN/Tim Sigi)

Sumber: Liputan 6 SCTV

Hindari pemalsuan air kemasan galon dengan memproduksi air minum sehat menggunakan filter air reverse osmosis COWAY by Advance dirumah anda.
Lebih hemat dan efisien dengan sistem sewa.
Untuk informasi,Hub: Dede rahmat.021 70070372/ 0813 1623 5961.